Beranda / Financial

Perlukah Diskusi dengan Pasangan Saat Membeli Barang?

24 February 2020

Seseorang yang sudah menikah tentu dituntut untuk terbuka akan segala hal, termasuk saat ingin membeli sebuah barang. Akan tetapi saat ini masih ada saja pasangan yang tidak terlalu terbuka saat berurusan dengan uang. Tentu hal tersebut hanya akan menyebabkan timbulnya masalah di dalam rumah tangga. Oleh karena itu sangat penting bagi Anda untuk  berdiskusi terlebih dahulu mengenai hal tersebut.

 

Pentingnya Terbuka dengan Pasangan Soal Keuangan

Akan ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan saat terbuka dengan pasangan. Selain dapat menjadikan pikiran menjadi lebih tenang, keterbukaan anggaran juga dapat memupuk keharmonisan dalam menjalani rumah tangga. Diantara manfaat lainnya yang bisa Anda dapat adalah dapat mengurangi sikap perhitungan, mengurangi kecurigaan satu sama lain, dapat memupuk rasa untuk saling menghargai.

Bersikap lebih terbuka terhadap pasangan soal keuangan juga akan memudahkan mereka untuk mencairkan dana. Baik itu untuk keperluan tabungan maupun investasi. Lantas, bagaimana cara untuk memulainya? Anda bisa memulainya dengan beberapa langkah di bawah ini:

 

  1. Mendiskusikan keuangan berduaUsakahan Anda memanfaatkan waktu santai untuk mendiskusikan soal keuangan tersebut. Anda bisa mengutarakan maksud untuk saling terbuka soal keuangan dan sepakat untuk menyusun rencana keuangan. Baik itu untuk belanjadan hal lainnya. Anda juga bisa merencanakan jumlah dana yang diperlukan dalam jangka waktu beberapa tahun kedepan.
  2. Gali solusi atas masalah keuangan yang ada. Momen waktu santai memang sangat diperlukan untuk diskusi bersama. Anda bisa mengungkapkan beberapa hal yang mengganjal demi menghindari pertikaian satu sama lain. Dari situ, cobalah untuk menemukan solusi sehingga masalah keuangan dapat diatasi dengan baik.
  3. Diskusikan kebutuhan sesuai prioritasSaat sudah menjalani hidup berdua, memang setiap keperluan akan menjadi jauh lebih banyak jumlahnya. Untuk itu, pastikan selalu mendiskusikannya bersama-masa. Apakah keperluan tersebut termasuk keperluan yang diprioritaskan atau tidak. Misalnya saja saat suami ingin membeli barang seperti jam tangan. Sangat penting mendiskusikannya kepada sang istri apakah jam tangan tersebut termasuk sebagai prioritas atau tidak. Pada umumnya, kebutuhan yang termasuk prioritas sendiri adalah belanja bulanan, listrik, cicilan, tagihan internet dan lain sebagainya.
  4. Menggunakan rekening bersama untuk untuk keperluan rumah tangga. Dalam menjalani kehidupan rumah tangga sangat penting bagi Anda untuk menentukan siapakah yang bertugas untuk mengatur keuangan. Pada umumnya hal ini sering didominasi oleh pihak istri atau pihak perempuan. Anda bisa meletakkan setiap pengeluaran di dalam rekening khusus tersebut. Hal ini berarti untuk keperluan rumah tangga tidak menggunakan rekening pribadi baik itu istri maupun suami.
  5. Jangan lupa susun anggaran bulanan. Saat Anda sudah berkeluarga, ada baiknya untuk membuat anggaran keuangan setiap bulannya. Mengapa? Dari situ Anda akan lebih mudah untuk mengawasi atau memonitor langsung mengenai arus keuangan. Terlebih setelah menikah tentu akan semakin banyak keperluan yang dibutuhkan. Untuk menyusun anggaran ini sendiri, Anda bisa memulainya dengan mencatat terlebih dahulu di dalam sebuah buku. Ketahui berapa jumlah pemasukan Anda dan juga pasangan setiap bulannya. Kemudian buat rincian mengenai uang masuk dan keluar per harinya.

 

Bagaimana, sangat mudah bukan? Agar Anda dan pasangan dapat mengatur keuangan dengan baik, maka selain memerlukan diskusi dengan pasangan saat membeli barang Anda juga perlu menerapkan beberapa langkah di atas untuk mengatur keuangan dengan lebih baik. Dari berbagai langkah yang sudah di sebutkan di atas, manakah yang sudah Anda terapkan saat ini?

 Yuk mulai diskusikan keuangan dengan pasangan agar keuangan di dalam rumah tangga Anda dapat dimonitor dengan jauh lebih baik.